“Dan hendaklah takut (kepada Allah SWT ) orang-orang yang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya.

Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar
(QS. An-Nisa’ : 9)

Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa yang keluar rumah untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah sampai ia pulang

(HR. Tirmidzi)

AJF

AJF
"DALAM KEBERSAMAAN KITA ADA KEMUDAHAN. . . DALAM KEMUDAHAN ADA KEBERHASILAN & DALAM KEBERHASILAN AKAN LAHIR KEBAHAGIAN" " M A R I JALIN UKHUWAH. . . INDAHKAN DUNIA DENGAN KEBAIKAN. . . " SATUKAN TEKAD RAIHLAH IMPIAN KITA. . . S E L A M A - L A M A N Y A "

Sabtu, 19 Juli 2014

Mengapa SEDEKAH ?

Sahabat, buat Anda yang masih ragu bersedekah.. 
Berikut aneka manfaat sedekah untuk Anda :


1.        Sebagai Obat dan melindungi harta.
Rasulullah Saw bersabda : “Obatilah orang yang sakit diantara kalian dengan sedekah, lindungilah harta kalian dengan zakat, dan bersiaplah menghadapi cobaan dengan do’a” (HR. Al-Baihaqi)
2.        Membersihkan dan mensucikan jiwa manusia (At-Taubah : 103)
3.        Melembutkan hati.
Rasulullah Saw bersabda ketika sesorang mengadu tentang hatinya yang keras, beliau bersabda : “Jika engkau engin melembutkan hatimu maka berilah makan kepada orang miskin dan usaplah kepala anak yatim” (HR. Ahmad) 


4.        Mencegah 70 keburukan. Rasulullah Saw bersabda : “Sedekah itu mencegah dari tujuh puluh keburukan” (HR. Ath-Thabrani)
5.        Meredam kemurkaan Allah & mencegah dari kematian yang buruk. Dari Anas ra, bahwa Rasulullah Saw bersabda : “Sungguh sedekah dapat meredam murka Allah dan mencegah dari kematian yang buruk” (HR. Tirmidzi)
6.        Kunci menjadi kaya. Allah Swt Berfirman : Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya (QS. Saba’:39).
Rasulullah Saw bersabda : “Tidaklah sedekah itu akan mengurangi harta” (HR. Muslim) juga dalam hadits Qudsi : “Hai anak Adam berinfaqlah niscaya Allah menafkahimu” (HR. Bukhari Muslim)
7.        Mendapatkan perlindungan dan naungan Arsy di hari kiamat. Rasulullah saw bersabda: “Tujuh kelompok yang akan mendapatkan naungan dari Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya diantaranya yaitu: “Seseorang yang menyedekahkan hartanya dengan sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.” (HR. Muttafaq ‘alaih)
8.        Didoakan oleh malaikat setiap hari. Rasulullah saw: “Tidaklah datang suatu hari kecuali akan turun dua malaikat yang salah satunya mengatakan, “Ya, Allah berilah orang-orang yang berinfaq itu balasan, dan yang lain mengatakan, “Ya, Allah berilah pada orang yang bakhil kebinasaan (hartanya).” (Muttafaq ‘alaihi)
9.        Allah akan melipatgandakan pahala orang yang bersedekah. (QS. Al-Baqarah: 245 & 261)
10.    Shadaqah merupakan indikasi kebenaran iman seseorang. Rasulullah saw bersabda, “Shadaqah merupakan bukti (keimanan).” (HR.Muslim)
11.  Pahalanya tetap mengalir walaupun sudah wafat. Dari Abu Hurairah. Rasulullah Saw bersabda : “Apabila seorang manusia itu meninggal dunia, maka terputuslah amal perbuatannya kecuali dari tiga sumber, yaitu sedekah jariah (wakaf), ilmu pengetahuan yang bisa diambil manfaatnya,  dan anak soleh yang mendoakannya.”(HR. Muslim).

Minggu, 06 Juli 2014

"Ramadhan tiba.. jangan disiakan.."




..Mari bersama beramal untuk para yatim dan dhu'afa Penghafal Qur'an..
niscaya hidup Anda berkah

Jumat, 30 Mei 2014

"GRAND LOUNCHING.." AL-HANIF EDUCATION of BEKONANG


.  .  . S U A T U  S A A T  N A N T I  .  .  .


BEKONANG itu PUSAT ILMU..

BEKONANG itu PUSAT JADI MAMPU..

BEKONANG itu PUSAT LAPANGAN PEKERJAAN BERGAJI BESAR..

BEKONANG itu bukan lagi pusat chieuo.. :)

Senin, 05 Mei 2014

ADAB BERGAUL MUDA-MUDI

Sahabat, Masa Muda & Masa Remaja.. emang masa yang berapi-api.. bergejolak.. panas dingin..
"mau ini mau itu... pokoknya mauuu..." katanya.
ada yang bertanya boleh nggak ya berteman dekat dengan si dia yang bukan mahrom ?
haha, biasanya sih ada udang dibalik bakwan... wow enak gila.. :)
ups, jadi bagaimana boleh nggak ?
kalau teman biasa tidak neko-neko insyaAllah tidak masalah, namun bila sudah kelewat batas sampe pacaran, janjian, de el el.. wow.. sebaiknya nggak usah deh..

Remaja.. oh remaja..
slalu ja bermasalah.. xixixi..

Minggu, 13 April 2014

Adik-adik, Selamat Berjuang "Hadapi UN.."



apapun yang terjadi... kerjakanlah dengan jujur..

apapun yang terjadi... tak perlu contek menyontek.. bahkan menyuap guru & pengawas..

apapun yang terjadi... jangan membeli soal dan jawaban.. bahkan rela menjual diri demi kelulusan..

apapun yang terjadi... tetaplah belajar maksimal, berdo'a and tawakkal..

apapun yang terjadi lulus ato tidak... hindarilah konvoi-konvoi murahan... pesta pora yang merusak moralitas dirimu...


apapun yang terjadi... 

"TATAPLAH MASA DEPAN DENGAN BERANI... 

TERUSLAH BERJUANG BERSAMA KEBAIKAN..."

Rabu, 05 Maret 2014

MENGAKU AKHWAT, TAPI MENGUNDANG SYAHWAT


“Mengaku Akhwat (Muslimah), (Namun) Mengundang Syahwat”, itulah sebuah judul yang ditulis pada artikel anak-anak dalam rangka tugas Bahasa Indonesianya. Dalam tugas tersebut mereka mewawancarai dua orang guru yang berbeda pendapat. Satu dari ibu guru sedang yang satu dari bapak guru.

Kurang lebihnya seperti ini,
“Bu Guru, bagaimana pendapat anda mengenai pakaian yang sesuai syariat Islam?”
“Cara berpakaian yang sesuai syariat Islam adalah memakai kerudung minimal menutup dada, meskipun tidak terlalu lebar” jawab Bu Guru
“Percuma dong, kalau jilbabnya besar tapi hatinya tidak sesuai kehendak hati, ya sama saja tindakan yang dilakukan sia-sia?” imbuhnya.

Kemudian merekapun memberi pertanyaan lagi,
“Bu Guru, bagaiamana menurut anda akhwat yang memakai parfum?”
“Saya nggak setuju kalau akhwat dilarang memekai parfum”
“Alasannya?”
“Minyak wangi itu bisa membangunkan syahwat. Tapi bukan berarti kita tidak boleh menggunakannya. Kita boleh menggunakannya asalkan tidak sampai tercium orang lain”

Lain lagi dengan jawaban dari bapak guru yang satu ini,
“Cara berkerudung akhwat yang benar menurut syariat islam yakni menutup dari ujung rambut sampai setengah lengan. itu minimal”

Kemudian beliau memperkuat jawabannya dengan dasar surat An-Nur ayat 31 yang di dalamnya kita diperintahkan untuk menjulurkan jilbab sampai menutup dada.

Kemudian anak-anak menanyakan kepada beliau mengenai jahitan punggul yang membentuk lekak-lekuk tubuh. Menurut beliau hukum jahitan punggul pada baju tidak boleh. Karena baju yang menggunakan jahitan punggul “sekengan” biasanya membentuk tubuh (yang gendut ya kelihatan gendutnya, sedangkan yang kurus yang keliahatan kurusnya).

Sedangkan mengenai hukum memakai minyak wangi beliau berpendapat bahwa memakai minyak wangi bagi laki-laki adalah halal. Sedangkan bagi perempuan sebenarnya boleh tapi harus tahu tempat. Minyak wangi dikatakan haram jika dipakai diluar rumah, karena bisa mengundang syahwat dan menimbulkan fitnah.

Akwati fillah... Itulah sedikit gambaran mengenai dua perbedaan pendapat mengenai pakaian oleh bapak ibu guru di sebuah sekolah. Yang satu mengatakan bahwa dengan menutup dada saja sudah cukup, sedang yang satu sebaiknya sampai pada lengan atau siku.

Yang berpedapat pakaian yang sesuai syariat hanya sebatas menutup buah dada alasanya “Buat apa berjilbab besar kalau hatinya tidak ikhlas?” Mungkin kalau saya boleh membantah dengan judul anak-anak di atas, buat apa berjilbab tapi kalau masih mengundang syahwat? Buat apa pakai busana muslimah, kalau masih menunjukkan lekak-lekuk tubuh sehingga mengundang syahwat kaum Adam?. Bukankah begitu?

Terkadang awal untuk melakukan kebaikan perlu adanya paksaan. Perlu adanya proses, perlu adanya pembiasaan. Bukankah dipaksa untuk melakukan kebaikan yang membawa manfaat itu lebih baik dari pada terus membiarkan diri dalam kemaksiatan? Perkara itu diterima Allah atau tidak, itu urusan Allah. Ingat, ikhlas itu bisa dilatih sis...

Lain lagi dengan pendapat bapak guru di atas. Menurut beliau sebaiknya seorang wanita mengenakan kerudung sampai pada lengan atau siku. Hal ini untuk menghindari terlihatnya lekak-lekuk tubuh. Karena sesuai yang telah dijelaskan (baik dalam al-quran maupun hadits) syarat pakaian muslim adalah tidak nerawang, tidak menunjukkan leka-lekuk tubuh, tidak mencolok dan tidak memakai wangi-wangian yang berlebihan sehingga dapat mengundang syahwat kaum Adam.

Akhwati fillah... Berpakaian, bukan masalah modis, bukan masalah ga sesuai zaman, tapi kembali pada fungsi dan tujuan kita memakai pakaian itu sendiri. Tak apa pakai jilbab dengan model yang dibilang “jadul” atau model mirip “bu haji” (sehingga pas kita lewat skita sering dipanggil “bu haji” hehe ) yang penting sesuai syariat, tidak melanggar aturan syariat dan yang jelas sesuai dengan fuungsi pakaian itu sendiri menutup aurat agar terhindar dari pandangan syahwat kaum Adam...

Percuma kita mengikuti trend mode zaman sekarang, dengan berbagai model jilbab tapi masih menunjukkan lekak-lekuk tubuh, masih terawang, masih belum bisa menutup aurat kita dengan sempurna, dan masih memancing mata-mata tak berdosa untuk menikmati keindahan tubuh kita.

Oleh karenanya akhwati fillah... Marilah kita kembalikan fungsi pakaian muslimah itu sendiri, yakni sebagai penutup aurat kita yang akan menjaga kehormatan kita sebagai seorang muslimah. Sehingga kita terhindar pandangan syahwat kaum lak-laki yang ujungnya menjerumuskan kita ke dalam lembah kemaksiatan yang berujung pada neraka (ingat guys, masyoritas penguhuni neraka adalah kaum wanita) karena bila terjadi tindakan asusila seperti kasus rok mini yang terjadi beberapa waktu lalu, bukan hanya dari pihak lelaki yang disalahkan, tapi juga wanitanya. Karena dia tidak memakai pakaian sesuai syariat, sehingga laki-laki tersebut tergoda.

Wallahu a’lam bish shawab.

(www.bersamadakwah.com)