“Dan hendaklah takut (kepada Allah SWT ) orang-orang yang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya.

Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar
(QS. An-Nisa’ : 9)

Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa yang keluar rumah untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah sampai ia pulang

(HR. Tirmidzi)

AJF

AJF
"DALAM KEBERSAMAAN KITA ADA KEMUDAHAN. . . DALAM KEMUDAHAN ADA KEBERHASILAN & DALAM KEBERHASILAN AKAN LAHIR KEBAHAGIAN" " M A R I JALIN UKHUWAH. . . INDAHKAN DUNIA DENGAN KEBAIKAN. . . " SATUKAN TEKAD RAIHLAH IMPIAN KITA. . . S E L A M A - L A M A N Y A "

Minggu, 24 September 2017

Lagi., VIRUS "PACARAN" ABG



 Semua harapan miliknya pemuda..
 harapan Agama.. pemuda
harapan Bangsa.. pemuda
harapan Negara.. pemuda
harapan masyarakat.. pemuda
harapan pemudi.. hemm pemuda juga.. hehhe

Sobat muda-mudi, masa puber emang sangat menggebu-gebu.. ada manis, asam, asin, pedas, pahit, rame rasanya.. :) 
mari ikuti tulisan sederhana ini agar terbuka wawasan kamu tentang 

P-A-C-A-R-A-N 
Mau tahu "Aneka VIRUS Pacaran" ?! ini dia :..

Rabu, 22 Maret 2017

Sahabat, jangan jauhi Al-Qur'án

Sebagai insan beriman kita harus tahu, 
bahwa diantara fungsi Al-Qur’an yang diturunkan Allah SWt yakni sebagai cahaya dan petunjuk, dan obat bagi hati manusia. 
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Al-Isra’: 82).
Kata Ibnu Qayyim, yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslim untuk menyembuhkan hatinya melalui Al-Quran, 

Seperti apa caranya.. ?!

Selasa, 07 Februari 2017

Istiqomah itu KONSISTEN..



Istiqomah itu : KONSISTEN, PERSISTEN, & KONSEKUEN

Ketika membicarakan apa itu istiqamah, akan banyak sekali interpretasi yang muncul berkaitan dengan maknanya.
Dari Abu ‘Amr, dan ada yang mengatakan dari Abu ‘Amrah Sufyân bin ‘Abdillâh ats-Tsaqafi Radhiyallahu anhu, yang berkata :
“Aku berkata, ‘Ya Rasulullah! Katakanlah kepadaku dalam Islam sebuah perkataan yang tidak aku tanyakan kepada orang selain engkau.’ Beliau menjawab, ‘Katakanlah, ‘Aku beriman kepada Allah Azza wa Jalla,’ kemudian istiqâmahlah.’ 

Senin, 30 Januari 2017

Mencintai Allah & Rasul-Nya

Dari Anas bin Malik ra, dari Nabi Muhammad Saw bersabda :

"Ada tiga hal yang apabila seseorang memilikinya, maka ia akan merasakan kelezatan iman, yakni 
hendaklah Allah dan Rasul=Nya lebih ia cintai daripada selain keduanya, 
ia mencintai seseorang karena Allah 
dan ia benci kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya, sebagaimana ia benci jika dilemparkan ke dalam api neraka"

(Muttafaqun Alaih)

Selasa, 22 November 2016

Ciri Pemimpin Ideal dalam Islam

Sahabat, 
siapapun kita pastinya bahagia manakala mempunyai pemimpin yang adil bijaksana, dan dapat menunjukkan dengan tepat. 
Senantiasa menjadi teladan kebaikan dan menjadi sarana mensejahterakan makmumnya (yang dipimpin) menjadi mandiri, madani dan penuh keberkahan dari Ilahi.
Berikut beberapa ciri pemimpin ideal menurut Islam, yaitu :

1. Niat yang lurus
2. Lelaki Muslim & beramal shalih serta mempunyai sifat Sidiq, Amanah, Tabligh, Fathonah
3. Tidak meminta jabatan
4. Berpegang pada hukum Ilahi
6. Mampu menyelesaikan problem dengan adil 
7. Tidak menerima hadiah 
8. Kuat & sehat jasadnya
9. Bersikap lemah lembut
10. Tegas dan bukan peragu

Jumat, 30 September 2016

yang BAIK itu tetap BAIK, jangan ragu

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anh, ia berkata : 
“Telah bersabda Rasululloh Saw : “ Sesungguhnya Allah itu baik, tidak menerima sesuatu kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin (seperti) apa yang telah diperintahkan kepada para rasul, maka Allah telah berfirman: Wahai para Rasul, makanlah dari segala sesuatu yang baik dan kerjakanlah amal shalih. Dan Dia berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari apa-apa yang baik yang telah Kami berikan kepadamu.’ Kemudian beliau menceritakan kisah seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, berambut kusut, dan berdebu menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhan, wahai Tuhan” , sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dikenyangkan dengan makanan haram, maka bagaimana orang seperti ini dikabulkan do’anya"

 Kata “thayyib (baik)” berkenaan dengan sifat Allah maksudnya ialah bersih dari segala kekurangan. Hadits ini merupakan salah satu dasar dan landasan pembinaan hukum Islam. Hadits ini berisi anjuran membelanjakan sebagian dari harta yang halal dan melarang membelanjakan harta yang haram. Makanan, minuman, pakaian dan sebagainya hendaknya benar-benar yang halal tanpa bercampur yang syubhat.

Orang yang ingin memohon kepada Allah hendaklah memperhatikan persyaratan yang tersebut pada Hadits ini. Hadits ini juga menyatakan bahwa seseorang yang membelanjakan hartanya dalam kebaikan berarti ia telah membersihkan dan menumbuhkan hartanya. Makanan yang enak tetapi tidak halal menjadi malapetaka bagi yang memakannya dan Allah tidak akan menerima amal kebajikannya.

Kalimat “kemudian beliau menceritakan kisah seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, berambut kusut, dan berdebu”, maksudnya ialah menempuh perjalanan jauh untuk melaksanakan kebaikan seperti haji, jihad, dan perbuatan baik lainnya. Amal kebajikan tersebut tidak akan diterima oleh Allah bila yang bersangkutan makan, minum dan berpakaian dari hasil yang haram. Lalu bagaimana lagi nasib orang-orang yang berbuat dosa di dunia atau berlaku zhalim kepada orang lain atau mengabaikan ibadah dan amal kebajikan?

Kalimat “menengadahkan kedua tangannya” maksudnya berdo’a kepada Allah memohon sesuatu, namun dia tetap berbuat dosa dan melanggar aturan agama.

Kalimat “makanannya haram…, maka bagaimana orang seperti ini dikabulkan do’anya”, maksudnya bagaimana orang yang perbuatannya semacam itu akan dikabulkan do’anya, karena dia bukanlah orang yang layak dikabulkan do’anya. Akan tetapi walaupun demikian, boleh saja Allah mengabulkannya sebagai tanda kemurahan, kasih sayang dan pemberian karunia. 
Wallaahua'lam bish showab